10 April 2009

PETUALANGAN REDPEANUT

Oleh : Aam Guitartainment

Memang tak mudah mewujudkan sebuah keberhasilan itu... diperlukan kerja keras, konsistensi serta kesabaran, bukan hal baru apabila didalam perjalanannya senantiasa mendapati tantangan, menemui kerikil-kerikil tajam bahkan menghadapi jurang yang terjal.

Begitu pun apa yang dihadapi oleh grup band ini... Red Peanut, dari awal berdiri pada bulan februari tahun 2000 dengan misi membentuk sebuah grup band yang berorientasi ke jalur rekaman serta ingin turut menorehkan tinta emas di blantika musik tanah air, harus melewati perjalanan yang dapat dibilang cukup melelahkan serta menguras tenaga dan pikiran.

Karena sadar akan tantangan yang akan dihadapi, mereka mengibaratkan bahwa grup bandnya sebagai team petualang, yang siap menjelajahi rimba industri musik dan dunia hiburan Indonesia.




Adalah ide kreatif dari Sangkuy (Guitar-Vocal) dibantu Jack John (Bass-Vocal) dan Harris (keyboard) kemudian bergabung Deroenk (Drum) dan terakhir bergabung Hilman (Vocal). Menyatakan diri untuk bersatu membentuk sebuah grup band solid dan siap menapaki gemerlap dan ganasnya belantara industri musik dan hiburan tersebut.

Petualangan Red Peanut dimulai dari penjelajahannya pada dunia hiburan café ke café, hotel-hotel dan event-event pertunjukan baik yang bersifat indoor maupun outdoor, didalam dan diluar kota, sesekali didalam petualangannya ini terjadi penambahan serta pergantian personil, suka-duka... hiruk-pikuk... yang dijalani dengan penuh optimis serta ketabahan.

Keadaan pasang surut yang terjadi selama dalam perjalanan penjelajahannya adalah selain untuk menambah jam terbang, juga merupakan tempaan atau siraman psychologis untuk membentuk mental dan attitude yang lebih baik bagi setiap personilnya.

Hingga kurang lebih setelah menempuh jangka waktu 8 tahun, penjelajahan Red Peanut sampai pada puncak perjalanan pertama, yaitu merilis sebuah album perdana yang mereka beri judul “REDPEANUT-Stairway To The Future” yang merupakan buah kreatfifitas personilnya yang didapat selama perjalanan panjang penjelajahannya.

Dengan mengusung panji musik yang kreatif, enerjik ber basic Rock N` Roll dibarengi kepercayaan diri yang penuh, Red Peanut siap melangkahkan kakinya kembali untuk benar-benar memasuki belantara industri rekaman musik Indonesia serta menuju puncak kesuksesan yang sebenarnya yang mereka idamkan.

Selain mencetak albumnya secara fisik kedalam bentuk compact disc (CD), semua lagu-lagunya pun mereka tancapkan ke dalam bentuk layanan nada sambung, tepatnya di dalam layanan Flexitone Telkomflexi... inilah kesepuluh karya cipta dari Red Peanut tersebut :

JUDUL LAGU KODE
Sahabat Sejatiku 7210032
• Sendiri 7210033
• Pergi Saja 7210034
• Arti Hadirmu 7210037
• Dara Manisku 7210038
• Hanya Ada Cinta 7210039
• Kau Seperti Kekasihku 7210040
• Kosong 7210041
• Kutunggu 7210042
• Terbaik Untukmu 7210043


“Dengan ditancapkannya lagu-lagu kami ke dalam layanan nada sambung ini mudah-mudahan akan menjadi pembuka jalan kesuksesan kami selanjutnya”, ujar Sangkuy salah seorang pentolan Red Peanut.

Tidak disangka ditengah perjalanan penjelajahan barunya tersebut, Red Peanut diketemukan oleh seorang produser dari Malaysia yang tertarik untuk membawanya pula memasuki belantara industri rekaman di negeri jiran.

Khawatir... cemas... gagal atau berhasil... itulah pikiran yang berkecamuk dan menyelimuti benak mereka, namun kembali pada tekad dan keyakinan semula yang telah bulat serta didorong segudang doa dan harapan, mereka putuskan untuk mencobanya. Dan akhirnya album Red Peanut pun dikemas ulang/ repackage, dan ditambahkan beberapa buah karya berkolaborasi dengan salah seorang artis Malaysia Idol’s.

Red Peanut kini menancap gas... ekspansi memasuki ranah industri musik negeri jiran, kehadirannya disambut cukup antusias oleh publik musik disana dan keberadaan karya-karya cipta dari Red Peanut telah tersiar luas melalui radio-radio di negeri Tun Abdullah Badawi dan Amy Search tersebut.







**********




08 April 2009

DARSO... FANTASTIS!

Oleh. Aam Guitartainment

Hendarso... atau sekarang sapaan populernya Darso, adalah legenda hidup serta idol bagi masyarakat Jawa Barat khususnya penikmat musik etnis sunda, kiprahnya di blantika musik tersebut memang pantas diacungi jempol dan fantastis.

Dari sejak awal karirnya di blantika industri musik etnis sunda pada era 1970-an, dia senantiasa terus produktif merilis album bahkan katanya selalu booming. Lagu-lagunya dalam versi calung sampai lagu-lagu pop sunda pun tetap diminati masyarakat sampai saat ini, terutama untuk kalangan masyarakat bawah.

Beberapa lagu dalam versi calung seperti “Kembang Tanjung, Panganten Anyar, Mawar Bodas, Tanjung Baru, Mega Bodas, serta lagu dalam versi pop sunda seperti Sarboah, Cucu Deui, Dadali Manting, Tanjakan Burangrang, Amparan Sajadah, Kabogaoh Jauh serta Cang Cing Cong.” hingga kini masih tetap menjadi hits, terkadang di kemas ulang/ repackage oleh penyanyi-penyanyi baru di tataran musik pop sunda atau penyanyi lain diluar tataran pop sunda seperti Ebith Beat A. yang me repackage lagu Amparan Sajadah.

Sebenarnya Darso memulai karir bermusiknya berasal dari sebuah grup band yang bernama NADA KARYA pada tahun1962 dengan mengiringi artis-artis top pada waktu itu seperti Lilis Suryani, Tetty Kadi, bahkan menurut Asep Darso anaknya melalui teman saya saudara Bornfri produser album “Darso - The Legend”, Darso pernah merilis sebuah album duet bersama almarhum Benyamin S.

Pasca terjadinya G30S-PKI dan memasuki masa GESTOK (Gerakan Satu Oktober 1965), situasi Indonesia dalam keadaan pergolakan politik maka kiprah dia bersama bandnya pun terkena imbasnya, terakhir dia bergabung pada sebuah band di Kavaleri.

Karena kegiatan ngeband banyak vakum... dia bersama rekan-rekannya pada saat itu iseng memainkan calung dan membentuk sebuah grup hingga masuk dan mengisi acara di RRI bersama penyiar zaman itu seperti R. Hidayat serta Baskara. Bersama acara “Baskara Saba Desa” ini dia melakukan road show atau pentas keliling ke daerah-daerah dan disiarkan secara langsung... suatu gebrakan baru untuk ukuran pada saat itu!

Darso telah menjadi Local Hero, sebagian besar grup calung yang lahir dan ada di tanah Jawa Barat mengidolakan serta meniru gaya dia.

Era tahun 1990-an Darso membuat gebrakan kembali dengan merilis album pop sunda “Cucu Deui dan Sarboah”. Kritikan dan cercaan dari sebagian seniman karawitan bermunculan karena dia telah dianggap melanggar pakem dengan kemasan musik serta gaya penampilannya di video klip album tersebut yang “nyeleneh”.

Tentang kontroversi penampilannya di tataran musik pop sunda dengan gaya busana casual atau memakai jas... menurutnya itu sesuatu hal yang baru dan tidak merasa untuk merusak seni tradisi... tampil main calung sesuai aslinya dengan pakaian kampret dan iket adalah gaya tempo dulu, dia mencoba membuat inovasi memadukan musik tradisi dengan musik dan gaya yang ada pada zamannya, karena dia merasakan selera masyarakat telah berubah serta membutuhkan sesuatu hal yang baru, tentunya yang enak untuk dilihat serta didengar sesuai selera kekinian.

Menilik kembali judul diatas, Darso memang seorang figur musisi yang fantastis sejak awal perjalanan karirnya di blantika industri rekaman musik sunda sampai saat ini mungkin sudah ratusan album yang dia rilis, disamping itu dia telah hidup dan melewati beberapa generasi teknologi industri rekaman musik.

Di awal karirnya era tahun 1960 sampai tahun 1970-an dia mengalami merilis album dalam bentuk Piringan Hitam (PH), pada era tahun 1980 sampai 1990-an dia merasakan merilis album dalam bentuk Kaset, era tahun 2000-an merilis album dalam bentuk Compact Disc (CD-VCD) dan di masa dijital musik sekarang ini sebagian besar lagu-lagu dari albumnya telah dirilis dalam format nada sambung atau ring back tone, sebagai contoh beberapa lagunya di album “Darso – The Legend” yang telah tercantum di layanan nada sambung flexitone Telkomflexi :

JUDUL KODE LAGU
Cang Cing Cong 7250022
• Panto Surga 7250023
• Neng Uti 7250024
• Impian 7250025
• Ulah Balangah 7250026
• Kembang Burangrang 7250027
• Linglung 7250028
• Kawah Cibolang 7250029
• Mojang Tampikan 7250030
• Paturay 7250031


Sebagai seniman dan pelaku industri rekaman... Darso senantiasa sadar bahwa dirinya dituntut kreatif selain mengemban misi untuk ikut melestarikan seni tradisi serta mengetengahkannya kedalam sebuah produk yang sesuai tuntutan zaman.

Diusianya yang telah menginjak angka 60-an dia masih tampil apa adanya, kesederhanaan dan kebersahajaannya dari dulu tetap dipertahankan, tidak merasa bangga dengan apa yang telah diraih dan dijalaninya, mengalir saja... seperti lagunya Bob Dylan “like a Rolling Stone”.





Dia yakin semua yang telah diraihnya hanya titipan dari Ilahi saja serta berkat jasa dari Uko Hendarto kakaknya yang telah banyak menciptakan lagu-lagu hit’s baginya dan membawanya terjun ke ranah seni musik calung, disamping itu berkat jasa dari R. Hidayat dan Baskara pula, dan tentunya dukungan dari masyarakat Jawa Barat atau penggemarnya.

Kesehariannya selain show dan memproduksi album, Darso pun membina dua anaknya Asep Darso dan Ujang Darso yang sama mengikuti jejaknya sebagai seniman musik sunda, juga mengasuh beberapa grup calung dan dangdut.




*****************



07 April 2009

TIME BOMB Tetap menggelinding


Oleh. Aam Guitartainment


Berdirinya Time Bomb pada bulan Juli tahun 2003 diprakarsai oleh keinginan dari Danny Akung dan Budi Arab ‘ Guitarist ‘ , seusai band mereka terdahulu yaitu Time Bomb Blues dinyatakan bubar dengan dibantu oleh Hendra Adrian ‘Bassist ‘ serta beberapa rekan lain yang kebetulan mempunyai taste dan visi bermusik yang sama.

Dengan mengusung genre musik rock ‘n roll, Time Bomb terus menggelinding mulai dari panggung ke panggung, café, Bar dan tempat pertunjukan lain di Indonesia, sehingga layaklah kalau TimeBomb semakin dikenal dan diminati di kalangan komunitas yang suka dengan genre musik tersebut baik dari usia tua sampai ke generasi muda khususnya di Bandung sebagai homebase mereka, bahkan lebih jauh TimeBomb dengan ikon nya Budi Arab dan Danny Akung bisa dikategorikan sebagai next legend setelah era glamour band – band senior pada tahun 70-an di Bandung, seperti Rollies, Superkid, Freedom, Stacatto, dan sebagainya…

Tidak hanya piawai dipanggung pertunjukan. Kiprah para personilnya pun sarat dengan berbagai pengalaman bermusik, sebagai musisi dan arranger rekaman pun disandangnya, beberapa karya sendiri telah dirilis di album – album band terdahulunya Time Bomb Blues, di album kompilasi Indie Blues serta andil para personilnya dalam album beberapa band dan artis ternama dari Bandung dan Nasional.

Sebagai pembuktian dari eksistensinya, pada tanggal 02 Agusutus 2007 Time Bomb merilis album terbarunya yang berjudul ‘Still Alive’ dimana di dalam album tersebut terdapat beberapa kolaborasi seperti dengan penyanyi muda vocalist dari grup band The SIGIT yaitu Rekti, serta kolaborasi dengan vocalist eks band Sahara yaitu Ixan Rantas.

Dalam album ini Time Bomb melengkapi dengan merilis nada sambungnya pula yang terdaftar di layanan Fren Ringgo-MOBILE. 8 adapun judul dan kode lagu dari album Time Bomb - Still Alive ini adalah sebagai berikut :

Devil's Underwear - Vocal : Rekti The SIGIT – Kode Lagu 479672399
• Tanpa Sedih - Vocal : Ully – Kode Lagu 479671899
• Rasa - Vocal : Ully – Kode Lagu 479671399
• Seleb - Vocal : Ixan Sahara – Kode Lagu 479670799
• Ternyata - Vocal : Ully – Kode Lagu 479670299
• Wanita - Vocal : Ixan Sahara – Kode Lagu 479669799
• 04 : 30 - Vocal : Ixan sahara – Kode Lagu 479672899
• Posessive - Vocal : Ully – Kode Lagu 479673499
• Darkest Hour - Vocal : Ixan Sahara – Kode Lagu 479673999
• A.I.N.K. - Vocal : Ully – Kode Lagu 479674499
• Jera - Vocal : Ully – Kode Lagu 479674999


Selain itu sebagai pengobat rindu bagi para penggemar lamanya dirilis pula lagu-lagu dari band tedahulunya Time Bomb Blues, yang khusus dirilis hanya pada layanan nada sambung flexitone-Telkomflexi, seperti berikut ini :

1. Darkest Hour 7210014
2. Persib Aing 7210015
3. Bawa Ku Pergi 7210046
4. Berilah Aku Waktu 7210047
5. Bertahan 7210048
6. Blues & Mimpi 7210049
7. Gadis Kecil 7210050
8. Goin' Home 7210051
9. Good Bye My Blues 7210052
10. Heartbeat In My Soul 7210053
11. Langkahku 7210054
12. Last Day In My Room 7210055
13. Masih Ada Kita 7210056
14. Melayang 7210057
15. Muak 7210058
16. Mungkin 7210059
17. Pergilah Kau 7210060
18. Realita 7210061
19. Sayang 7210062
20. Timika Road 7210063


Adapun cara untuk mengaktifkannya di hape flexi anda adalah: ketik: RING(spasi)ON(spasi)KODELAGU SMS ke : 1212
Sedangkan untuk aktivasi via website, bisa dengan meng klik :
http://myflexiland.com/ftone/list_songs.php?artis=Time Bomb Blues


THE LINES UP …

BUDI ARAB - Lead Guitar, Backing Vocal.
Others Job : Lawyer.

Experiences : Nicky Astria Band (2004), Time Bomb Blues (1993 - 2003), Syaharanie Jazz ‘N Blues Band, Jimmy Manopo Band, e.t.c, TimeBomb.

Used : Fender Telecaster Guitars, Fender Performer Amps, Marshall JCM 900 Amps, Pedal Board Effect, Jim Dunlop Wah.



DANNY AKUNG - Guitar, Backing Vocal.
Others Job : Announcer Rase FM Bdg, CD’s Collector.

Experiences : Time Bomb Blues (1993 - 2003), Micko Protonema ‘N Friends, Hippy, Ronners, Jimmy Manopo Band,Syaharanie Jazz ‘N Blues Band, eNVi, e.t.c, TimeBomb.

Used : Gibson Les Paul Guitars, Hartzke Amps, Marshall JCM 800 Amps, Boss GT 6 Pedal Effect, Jim Dunlop Wah, Talkbox Effect.



HENDRA ADRIAN - Bass Guitar, Backing Vocal.
Others Job : Studio’s Musician & Arranger.


Experiences : Feel Beat (1994), Bias (1997), Safarian Band, Poster, Studio Player For Anang & Krisdayanti, e.t.c, TimeBomb.

Used : Fender Jazz Bass, Trace Elliot Amps, Hughes & Kertner Amps, Korg Pedal Effect.



Vocal – ULLY
Others Job : Enterpreneur.

Experiences : Violet Band (1995 - 1997), Paranoid (1998), Poster (2000), e.t.c … TimeBomb.

Used : Shure SM 58 Beta.




AGUS AZIS - Drummer ( Additional Member )
Others Job : Studio’s Musician & Drum’s Instructure.

Experiences : Feel Beat (1994), Sahara (1995), Baron Band, Krakatau, Additional Player Jamrud, Wachdach, Studio Player, e.t.c … TimeBomb.

Used : Pearl Drums, Zildjians Cymbals.




IMAN – Keyboard ( Additional Member )
Others Job : Studio’ Musician & Arranger.

Experiences : G.A.I.A, Studio Player, e.t.c … TimeBomb.

Used : Korg, Peavey Amps, Etc…









13 March 2009

Kolaborasi Antara Politik Dengan Musik Lewat Media Ring Back Tone

Oleh. Aam Guitartainment

Saat ini begitu banyak cara serta media yang dapat didayagunakan untuk mempromosikan profile diri calon anggota legislatif atau calon presiden kepada masyarakat calon pemilihnya, selama ini yang biasa digunakan adalah promosi melalui media elektronik televisi-radio dan media cetak koran, majalah, buletin dan lainnya... termasuk diantaranya berupa produk promosi seperti baligo, banner, spanduk, dan sticker.

Seperti telah diketahui... bahwa sejalan pesatnya teknologi komunikasi sekarang ini terutama teknologi di bidang telepon seluler dengan munculnya beragam fitur yang salah satunya dapat dimanfaatkan dan didayagunakan adalah media nada sambung atau ring back tone.

Melalui ring back tone para calon pemimpin atau wakil rakyat tersebut dapat berkreasi mempromosikan diri lewat karya musik berupa lagu dengan tema yang dipublikasikan bisa mengenai visi-misi dirinya atau partai yang menaunginya... atau dapat berupa karya audio lainnya seperti cuplikan pidato maupun sound greeting yang bisa direkam dengan sederhana.

Pada layanan nada sambung atau ring back tone ini, ternyata karya cipta yang dapat dipublikasikan tidak hanya berupa karya musik atau lagu saja... akan tetapi karya audio lainnya seperti pidato, sound greeting, dagelan maupun lelucon yang sifatnya berupa audio dapat dipublikasikan kedalam jasa layanan tambahan tersebut.
Sebagai contoh dan rujukan, lagu-lagu dari calon kepala daerah, caleg dan partai yang telah terdaftar pada content provider saya, juga telah dipublikasikan pada layanan nada sambung Flexitone-Telkomflexi, diantaranya adalah:

•Pada Pilkada Gubernur Jawa Barat, lagu yang dipublikasikan berjudul :

Ieu DAI - Kode Lagu : 7250001
HADE - Kode Lagu : 7250003


•Pada Pilkada Kota Bandung, lagu yang dipublikasikan berjudul :

Di Dada - Kode Lagu : 7250021

•Pada Pemilu tahun ini, lagu yang dipublikasikan berjudul :

Cintai Aku - Kode Lagu : 7210090
Contreng Golkar - Kode Lagu : 7240001

Penjelasan :
• HADE... lagu dari calon waktu itu : Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf.
• Ieu DAI... lagu dari calon waktu itu : Dani Setiawan dan Iwan Sulanjana.
• Di Dada... lagu dari calon waktu itu : Dada Rosada dan Ayi Vivananda.
• Cintai Aku... lagu dari caleg Kabupaten Bandung : Tubagus Raditya.
• Contreng Golkar... Lagu dari Partai Golkar untuk Pemilu sekarang ini.





Demikian pemanfaatan media ring back tone yang pada perkembangannya saat ini dapat menjadi sebuah sarana promosi bagi semua kalangan, termasuk para calon anggota legislatif, para calon pemimpin rakyat... bahkan pula untuk organisasi-organisasi, partai-partai politik, komunitas-komunitas atau organisasi bisnis seperti perusahaan pun dapat memanfaatkan lagu jingle produknya untuk dipromosikan melalui media ini.
Selama membawa kemaslahatan serta tidak disalahgunakan untuk kepentingan-kepentingan lain yang sifatnya SARA atau PORNO AKSI... kiranya kita perlu menghargai dan mengapresiasinya.


*********************

18 February 2009

Saatnya Musisi, Artis Dan Indie Band Meraih Profit


Oleh. Aam Guitartainment

Sebagian besar masyarakat di Indonesia kini telah banyak menggunakan handphone dan dengan nada sambung pribadi (RBT) terpasang sesuai keinginan mereka, bahkan nada sambung tersebut seolah menjadi identitas serta kebanggaan buat dirinya.

Kesempatan bagus buat artis maupun band untuk dapat mempromosikan serta mengkomersialisasikan album atau single hitnya melalui jasa layanan Ring Back Tone, karena telah terbukti bahwa jasa layanan ring back tone telah menjadi revenue generator bagi artis atau band selain revenue dari pendapatan show dan penjualan CD - Kaset(Physical).

Melalui media blog ini saya ingin memfasilitasi antusias dari rekan-rekan musisi terutama artis dan indie band yang selama ini belum mendapatkan kesempatan yang ideal layaknya artis-band major label dalam mengoptimasi serta mempromosikan karya ciptanya pada layanan digital music/ ring back tone.

Maka dari itu dengan segala kerendahan hati, saya memperkenalkan content provider (CP) yang saya coba bangun selama ini, walau masih dalam taraf perkembangan dan masih "kecil" tapi tidak ada salahnya apabila saya tawarkan pada rekan-rekan artis dan indie band Indonesia lewat blog ini.

Karena saya berharap keberadaan CP yang saya bangun ini dapat memberi manfaat serta membantu dalam mempromosikan dan mengkomersialisasikan karya cipta rekan-rekan, sesuai motto yang saya buat 'Peduli Karya Cipta Musisi, Artis, Indie Band Dan Segenap Potensi Musik Indonesia'

Adapun nama dari content provider yang saya bentuk adalah CPMtone.

Apa itu CPMtone?
CPMtone adalah sebuah produk jasa layanan nilai tambah untuk mobile content dari perusahaan saya (PT. Citra Pradana Mandiri) yang bertujuan menampung/ collecting, mempublikasi dan mengkomersialisasi lagu-lagu karya cipta artis-indie band, dengan tidak membatasi kreatifitas atau genre musik, sehingga segala potensi musik di jalur indipenden yang ada di Indonesia ini dapat terakomodir lebih luas.

Syarat Dan Cara Bergabung pada CPMtone adalah :

1. Good Quality Music (layak dengar dan layak edar).
2. Menyediakan konten lagu dalam format WAV & MP3.
3. File musik bisa dalam bentuk WAV: 44 Khz, 16 Bit, Stereo.
4. Atau dalam bentuk Mp3 dengan kriteria harus lebih tinggi dari 192 Kbps.
5. Mengisi formulir pendaftaran.
6. Melampirkan Profile, Pers Rilis, Photo Band dan Video Klip (Jika Ada).
7. Diwajibkan melengkapi surat Lisensi dari pencipta / komposer lagu.(draftnya akan dikirimkan via email setelah rekan-rekan melengkapi syarat poin 1 s/d 6)
8. Pengikatan kontrak kerja sama.
9. Artis / Indie Band akan mendapatkan revenue sharing / royalti untuk setiap lagu yang di download.