16 April 2009

MUSIK ROCK YANG IMPRESSIVE DARI BAND ANONYMOUS


Oleh : Aam Guitartainment

ANONYMOUS History’s :
Dibentuk tahun1997, didasari atas kesadaran diri akan persaudaraan dan persahabatan tiap personilnya... Sejak Berdirinya tersebut hingga saat ini kekompakannya teruji, dan solid sebagai sebuah group band yang tak terpecahkan...



ANONYMOUS Line Up :
Nandy : Vocal
Yuyu : Guitar
Tony : Bass
Dre : Drum




ANONYMOUS Said’s :
Aliran musik kami lahir dari suatu karakter yang khas, yang mudah-mudahan memberi warna baru bagi blantika industri musik Indonesia. Karakter tersebut berasal dari pengaruh berbagai band dan musisi dunia... seperti U2, Extreem, Rolling Stones, Band Rock Alternatif seperti Pearl Jam, Audio Slave, Third Eye Blind, Goo Goo Dolls, Muse serta My Chemical Romance.

Hingga pada akhirnya membentuk satu ciri atau warna yang kami yakini dapat menjadi sebuah warna baru di blantika industri musik negeri ini yaitu ”ImPressive RoCk / String SectioN“.... itulah kami menyebutnya.

ANONYMOUS Journey’s :
Beberapa karya musik yang kami hasilkan dalam penggarapannya telah melalui proses perjalanan yang tidak sebentar... sejak dari tahun berdirinya band kami sampai dengan saat ini, karakter dan gaya bermusik kami terus dinamis serta mengalami perkembangan.

Kami pun sadar perkembangan menuju kematangan ini tak lepas dari dukungan serta keterlibatan rekan-rekan sesama musisi seperti Indra “Bassist Utopia”, Ardi “Braga Music School”, Harry Soffwan “OMS” Music Director Album pertama Naff dan ST 12, Seni Gusaeni “Guru Besar Gitar” dari Jerman, Haldian Arsenta Drummer pertama band Karimata yang juga telah turut peduli untuk membuat karya cipta kami ini menjadi suatu karya musik yang patut untuk disimak.

Sebagai contoh, inilah dua buah lagu hit’s kami yang telah terdaftar di layanan Flexitone Telkomflexi...

JUDUL LAGU KODE LAGU
• Apa Yang Terjadi 7210113
• Tiada Abadi 7210114


Harapan kami, mudah-mudahan dengan keberadaan lagu-lagu hit’s kami di layanan nada sambung flexitone diatas dapat memudahkan anda untuk menyimak... terlebih mengaktifkannya di hape flexi anda!

Untuk lebih lengkapnya lirik serta chord dari lagu-lagu kami tersebut adalah...

--------------------------------------------------------------------------------------------

... Apa Yang Terjadi ...

Lirik & Lagu : Nandy, Yuyu.
Aransemen : ANONYMOUS & OMS
Nada Dasar : F# = Do (Cepat)


Intro .... F# / D /

F# D
Apa yaNg tLah teRjaDi…CiutKan hAti ini
Banyak jiWa yAng hiLang …CoBaLah kaU reNungKan

F# D
Jika kaU puNya RaSa iTu TaKkaN kaU bUat..
JikA kAu puNya jiWa SudahLah kAu HenTikAN…!!!

Bridge ...

Kita yaNg haRus MeneMukan CinTa diMana?

Reff ...

F# D
Dimana RaSa CinTa…?
A E
Tak KuliHat DisaNa…

DimaNa Rasa SaYang…?
TaK KuDenGar Kau Ada

Interlude…

--------------------------------------------------------------------------------------------

... Tiada Abadi ...

Lirik & Lagu : Tony
Aransemen : ANONYMOUS & OMS
Nada Dasar : C = Do (Slow)


Intro .... C / B# / Am / G / F / E / D / G

Kuingin…SelaMa hiDupKu ada di Sisimu seLalu…
Tak Mungkin Kan aDa yanG lain Selain DiriMu
Oh KasiHku…

Kuingin…BeriKan CintaKu Hanya KepadaMu seLalu…
Tak Mungkin TinggAlkan diRimu Lupakan ciNtaku
Oh SayaNgku…
Interlude …

Reff ...
tAk Mungkin… Kan TerjaDi
TernYata kenYataaN KuaLami
Oh..CinTaku… Tak SelalU..
AbaDi dan miLiki diRimu…. ooo

BridGe ...
Everyday I Pray For You… I Hope You Know I always do
Everytime I lose my faith… I almost lose my self again
Everything I feel so numb… baby…
(* Shout out…)
--------------------------------------------------------------------------------------------

ANONYMOUS Experience’s :

• 1 Jam Bersama Anonymous “Ramadhan Fair” - Metro Trade Centre - 09 Oct 2007
• Show Event Dago Festival - Gasibu South Stage – 2005
• Show Event - Café Hitam Putih Lembang - 2002
• Show Event - S.O.B Hotel Sheraton Dago - 2002
• New Year Eve Show – Dago On The Street –Dec 2001
• Event Law Fac NiTe - UNPAS - 2001
• Event Dago Parade – Venue STT.INTEN - 2001
• Event Mi NiTe Fest - ITENAS – 2000
• and more .....






13 April 2009

SAHARA... KEMARIN, KINI DAN NANTI


Oleh Aam Guitartainment

Sahara adalah sebuah band yang berdiri tahun 1989 atas rintisan Richard Mutter [ex PAS Band] dan Ahmad Sebastio. Setelah sejumlah podium festival rock berhasil diduduki, Sahara kemudian menapaki karirnya di dunia rekaman di tahun 1993 dengan album perdana bertajuk INSOMNIA. Bervokalkan Ixan dan didukung oleh gitaris Dion, bassis Ahmad Sebastio serta drummer Agus Aziz, pada tahun 1995 grup asal Bandung ini berhasil menorehkan namanya di blantika musik negeri dengan single manis “Biarlah Sepi” di album keduanya. Dan prestasi itu makin mengukuhnya mereka untuk menapaki langkah berikutnya.

Album TIGA hadir pada tahun 1997 dan sekuelnya berjudul FOURT yang muncul di tahun 2000 serta album THE BEST, sanggup mempertahankan nama Sahara diatara serbuan band-band pendatang baru yang mulai menjamur. Sayangnya, kesibukan tiap personilnya perlahan mulai meredupkan kemilau Sahara hingga mereka menyatakan vakum dari gemerlapnya panggung dan dunia rekaman. Namun begitu, torehan Sahara rupanya membekas cukup dalam di hati para penggemarnya. Sehingga, meski kibaran Sahara telah surut, namun atensi dari penggemar terus mengalir.

Tergugah dengan ketulusan penggemar setia dan kerinduan akan membuat karya-karya indah yang terangkum dalam album, Sahara memutuskan come back! Ahmad Sebastio, Dion serta Rothua, drummer yang menggatikan Aziz di tahun 2000, kemudian memanggil Ridwan Alm. sebagai vokalis baru pengganti Ixan Rantas dan mengangkat Dandy sebagai pengganti Ovy [U’camp dan /rif], gitaris yang sempat hadir di album THE BEST. Dengan formasi teranyar, Sahara telah merilis album baru KEMARIN, KINI DAN NANTI di penghujung tahun 2006.

Album kelimanya ini dibungkus dengan semangat untuk kembali menyapa penggemar dan menumpahkan prahara karya yang melutup cukup lama di dada tiap personil. Tengok single andalan “ Kau Bukan Untukku ”. Meskipun liriknya bercerita tentang kesedihan seorang leleki yang dikhianati cintanya, namun dengan lantunan vokal yang sangat tegar serta aransemen musik yang begitu matang, berhasil membuat tembang ini terkesan benar-benar lelaki! Jauh dari aroma ‘menye-menye’. Begitu juga Aransemen terbaru dari “Biarlah Sepi”. Walau terdengar lebih modern, nuansa nostalgianya masih terasa kuat di setiap sisi. Mereka ternyata bisa membuktikan bahwa keindahan karya-karyanya tidak terkikis oleh waktu, sangat menyiratkan luapan energi serta menunjukkan jati diri mereka sebagai pengusung aliran pop rock.

Dalam rangka menyapa dan mengobati kerinduan penggemarnya tersebut, beberapa lagu lawas terbaik dari Sahara pun di rilis pada layanan ring back tone flexitone-Telkomflexi, seperti :
1. Hasrat Intro, dengan kodelagu 7210016
2. Hasrat Reff, dengan kodelagu 7210017
3. Masih Ada, dengan kodelagu 7210018
4. Nuansa, dengan kodelagu 7210019
5. Ratu, dengan kodelagu 7210020
6. 19 Cinta, dengan kodelagu 7210021
7. Atas Angin, dengan kodelagu 7210022
8. Eksekusi, dengan kodelagu 7210023
9. Imaji, dengan kodelagu 7210024


Satu hal yang perlu diketahui bahwa, kini sahara tampil lebih dewasa tetapi masih tetap berjiwa muda. Tema cinta yang mendasari lagu-lagunya mampu di impretasikannya dengan matang. Meski ada rasa kesedian dan kegalauan, namun cara pengukapannya jauh dari kesan cengeng. Perjalanan panjang yang membuahkan pengalaman berharga menjadi bekal Sahara mengarungi samudra musik Indonesia, kemarin, kini dan nanti.




12 April 2009

Jikun /rif... Salah Urat (Sprain)


Oleh. Aam Guitartainment

Cerita ini bermula ketika Jikun gitaris band /rif sedang mengumpulkan materi untuk album instrumental perdananya, ia merasakan tangan kirinya seperti mati rasa, setelah diperiksa oleh dokter ahli tulang dan syaraf, ternyata persendian dan pergelangan tangan kiri Jikun mengalami penekanan, hal ini disebabkan kecelakaan yang di alaminya 10 tahun lalu yang mengakibatkan pergelangan tangan kirinya patah.

Maka dari kejadian tersebut timbul idenya untuk menambahkan kata sprain pada nama band dan solo album perdananya, yaitu JikuNspraiN yang pada saat itu sedang digarap. Album Jikun ini berisikan 6 lagu instrumental rock dengan lagu andalan “Carolus Daylight” serta dua buah lagu andalannya yang menggunakan lirik, salah satu diantaranya dinyanyikan oleh Pongky Jikustik yang berjudul “Untuk Dirimu”.

Didalam peta industri musik Indonesia... instrumental hanya diminati oleh kalangan-kalangan tertentu saja seperti di kalangan penggemar musik jazz atau klasik, namun di negara lain seperti di Amerika dan Eropa, musik instrumental tidak hanya diminati dan di produksi oleh orang-orang maupun musisi di kalangan musik jazz atau klasik saja, tapi di kalangan pemusik rock juga telah memiliki banyak album instrumental.

Album instrumental rock di Amerika dan Eropa sudah banyak diluncurkan dan telah mengorbitkan musisi seperti Joe Satriani, Yngwei Malmstein, Steve Vai, Marty Friedman, Jason Becker, Paul Gilbert,dan lainnya...

Sedang di Indonesia sebelumnya memang telah ada yang melakukan tapi hal itu masih bersifat album keroyokan/ kompilasi beberapa musisi gitaris seperti Album Gitar Klinik, atau pada umumnya dilakukan untuk menjadi lagu tambahan/ bonus track pada album yang di rilis oleh bandnya. Dan Jikun atau orang lebih mengenalnya dengan Jikun /rif dapat dikatakan sebagai musisi pertama yang berani untuk mengeluarkan album solo instrumental rock.

Mengapa Jikun membuat solo album instrumental rock?

Di awal era tahun 80-an anak muda di Indonesia kurang tertarik untuk mendengarkan atau bahkan cenderung malu mendengarkan musik Indonesia, akan tetapi di era tahun 90-an muncul musisi-musisi favorit yang banyak digemari anak muda khususnya musik rock, yang mana salah satu grup musik yang muncul dan populer di era tersebut adalah band /rif.

Dalam grup inilah Jikun dibesarkan sebagai artis-gitaris... dan hal ini kiranya merupakan salah satu alasan yang melatarbelakanginya untuk berani membuat solo album, selain dia pun melihat di blantika musik tanah air sejauh ini belum pernah ada yang mengeluarkan album instrumental rock, lantas dengan berbekal latar belakang dan pengalaman tadi Jikun memutuskan untuk menciptakan sesuatu yang lain yang belum pernah di buat di Indonesia yaitu instrumental rock.
Tentang tujuan pembuatan album dengan format instrumental rock ini Jikun berharap bahwa albumnya tersebut dapat menambah kekayaan musik modern di Indonesia dan dapat menjadi pilihan alternatif baru bagi para menggemar musik pada umumnya atau penggemar musik rock khususnya.
Jika saat ini masyarakat atau anak-anak muda mengenal adanya musik rock Jepang, maka Jikun yang sejak remaja menggemari musik rock berkeinginan untuk menciptakan aliran musik rock Indonesia, dia juga ingin mengapresiasikan kemampuannya dalam bermain musik... yaitu gitar, untuk dibagikan kepada masyarakat.

Siapakah Jikun sebenarnya?

Jikun adalah nama panggilan dari Adji Pamungkas yang diberikan oleh teman-teman semasa duduk di bangku sekolah menengah atas, rupanya nama itulah yang hingga kini melekat dalam dirinya dan membawanya ke dalam dunia musik.

Jikun mulai belajar gitar ketika duduk di bangku sekolah menengah pertama Perkenalannya dengan gitar disebabkan ia ingin menampilkan sesuatu yang berbeda dengan teman-temannya ketika menghadapi ujian akhir sekolahnya. Salah satu mata pelajaran yang diujikan waktu itu adalah kesenian dimana mengharuskan tiap-tiap murid untuk memainkan salah satu alat musik.

Saat sebagian besar teman-temannya memilih pianika atau suling, Jikun justru memilih alat musik lain yaitu gitar, “Ujian akhir tinggal dua minggu lagi sedangkan saya belum bisa memainkannya, kemudian meminta bantuan salah seorang kru band yang sering memainkan The Beatles di Bandung untuk mengajari bermain gitar”... Cerita Jikun.

Dengan bermodalkan gitar pinjaman lalu mulai belajar memainkannya, lagu yang dimainkan waktu itu adalah “Stairway to Heaven - Led Zeppelin”, kenang Jikun.

Ujian akhir telah selesai dan dia pun berhasil memainkan dengan baik lagu Stairway to Heaven, dan semua itu bukan akhir dari permainan gitar Jikun, melainkan sebagai awal dari kecintaannya pada gitar... Ia telah jatuh cinta pada gitar.

Selanjutnya Jikun mendalami gitar secara otodidak dari permainan grup-grup musik metal seperti Black Sabbath, Judas Priest, Iron Maiden dan Van Halen, dia pelajari. Dia juga membentuk band metal dan tampil di beberapa acara Hut Kemerdekaan RI atau ‘Agustus-an‘ di kecamatan-kecamatan kota Bandung.

Untuk memperdalam teori musik dalam memainkan gitar, Jikun berkonsultasi kepada seorang master gitar, yaitu Yono AR. Sejak saat itu Jikun mulai rajin mengikuti berbagai festival musik dan sempat mendapatkan predikat gitaris terbaik di berbagai festival musik rock se-Jawa Barat, akhirnya Jikun dengan mantap memutuskan untuk menekuni gitar dan memilih gitar sebagai jalan hidupnya.

Biodata Jikun
Nama: Adji Pamungkas
Tempat dan tanggal lahir: Bandung 6 September ....
Pendidikan: sarjana arsitektur Universitas Katolik Parahyangan

Pengalaman di dunia musik
1. Meluncurkan solo album JikunspraiN. 2008
2. Instruktur Rock Guitar untuk kelas hobi di lembaga kursus musik CHIC’S Jakarta. 2005 – 2006
3. Gitaris /rif.1994 - Sekarang
4. Mengisi solo gitar album “IN-NOSENSATION” nya PAS BAND. 1994
5. Instruktur Rock Guitar di Bogor. 1992 – 1993
6. Mendirikan band REDPINKY- bersama Andy/rif, Magi/rif, dan Trisno PAS BAND, tampil di acara pentas musik di kampus-kampus se-bandung dan menghasilkan 1 (satu) un-realese mini album berisi 3 lagu original.1990 – 1993
7. Membuka kursus gitar private khusus rock guitar. 1990 – 1992
8. menggantikan sementara posisi Ovy /rif, yang saat itu bergabung dalam SCHIZOPRENIA (kelak berganti nama menjadi U camp) untuk tampil di 3 (tiga) kota di Jawa Barat. 1989
9. Predikat gitaris terbaik di berbagai festival musik rock se Jawa Barat. 1988

Pengalaman di dunia iklan
1. Talent artis untuk print ad poster, billboard dan kemasan khusus rokok limited edtion Bentoel XMild – Club Mild. 2006 – 2007
2. Talent artis untuk TVC, jingle guitar untuk radio iklan Bentoel X Mild-Guitar Club. 2005 – 2006
3. Talent artis untuk print ad poster iklan guitar merk PALMER produk nasional pabrik instrument musik PRINCE Bandung. 2000
4. Jingle radio - iklan produk Canesten (solo gitar). 1995

Pengalaman Endorsement

1. Tahun 2006
• artis endorse untuk produk efek pedal merk JIM DUNLOP USA.
• artis endorse untuk accesoris guitar merk PLANET WAVE USA.
• artis endorse untuk produk guitar merk CORT korea..
2. Tahun 2005
• artis endorse untuk guitar merk GIBSON & EPIPHONE USA.
3. Tahun 2003 – 2004
• artis endorse untuk produk guitar merk ASIA GUITAR LAB Bandung.
• artis endorse untuk produk amplifier guitar LANEY ENGLAND.
4. Tahun 2001
• artis endorse Boot Clothing merk CLUBMAN Bandung.

Pengalaman Lainnya
1. Tahun 2006 – 2008
• pengasuh rubik klinik guitar ‘jiksBar’ majalah musik KORT.
2. Tahun 1992 – 1993
• team kreatif rumah produksi ROCKET adv. Jakarta.

3. Tahun 1987
• merakit sendiri sebuah guitar elektrik.
4. Tahun 1986
• membuat efek distori untuk gitar dari rangkaian mainan Walky Talky, Capung gitaris Java Jive sempat menggunakannya.
5. Tahun 1982
• menjadi pelukis dan pengarang cerita komik, yaitu serial HC.Andresen, serial Punakawan dan serial Silat Humor, diterbitkan oleh CV. MARANATHA dengan menggunakan nama ‘JIE’.

Didalam album solonya yang diberi judul JikuNspraiN tersebut, dia mengajak dua rekan lainnya untuk membantu, yaitu Oktav pada Bass dan Andre pada Drum. Selain merilis dalam bentuk Compact Disc (CD) dengan kemasan yang menarik seperti ini :



Jikun pun memberi kesempatan kepada anak-anak muda, masyarakat luas dan penggemar musik rock khususnya instrumental gitar untuk mengapresiasi seluruh karya ciptanya yang terangkum didalam album JikuNspraiN pada layanan nada sambung Flexitone Telkomflexi, adapun lagu-lagunya tersebut :

TITLE - COMPOSER - RING ID
Carolus Daylight Written composed Jikun 7270004
Untuk Dirimu Written composed Jikun/ Pongky Jikustik 7210075
Sprained Written composed Jikun 7270005
Dopamine Written composed Jikun 7270006
Vaincillar Traffic Written composed Jikun 7270007
Throwing Life Written composed Jikun /Andre 7210076
The Needle Written composed Jikun 7270008
Wrist Ball Written composed Jikun 7270009


Caranya mengaktifkannya di HP flexi dengan mengetik Ring On Kodelagu kirim sms ke 1212

**********

11 April 2009

DAWAI BLUES... MEMANG BERBEDA!


Oleh. Aam Guitartainment

Jika rekan-rekan sudah bosan mendengarkan musik dari band-band yang terus muncul di semua stasiun televisi negeri ini, pagi, siang, sore dan malam, yang kayaknya penuh sesak dengan irama lagu yang hampir seragam... tak ada yang mengejutkan! Hanya beberapa gelintir saja yang mungkin dapat dianggap berbeda mempunyai ciri, karakter serta menawarkan sentuhan yang berbeda seperti Slank, Dewa dan Ahmad Dhani nya, Gigi, Changcuters, dan yang lain...?

Tidak usah khawatir... ternyata masih banyak potensi yang belum terangkat media secara keseluruhan atau bisa dikatakan pergerakannya masih bersifat kecil, lokal dan hanya dari komunitas ke komunitas saja terutama mereka yang berlabel indie, padahal apabila kita simak hasil karya mereka tak kalah bagus serta menawarkan sesuatu yang lain untuk di apresiasi, seperti The S.I.G.I.T, Burger Kill, The Upstairs, Rock ‘N Roll Mafia, Pure Saturday, Koil, Mocca, Sinden Tosca dan masih banyak lagi yang belum tersebut... seperti salah satu band indie dari Bandung ini, Dawai Blues namanya... walaupun belum dikenal secara umum, namun sepak terjang band ini dan personilnya lumayan populer dan punya tempat tersendiri di kalangan orang-orang maupun anak muda di komunitasnya yaitu komunitas penyuka musik blues di Bandung.

Bergenre Blues? Ya aliran musik yang diusung band ini adalah musik blues dengan ramuan sound back to 70’s terutama dari sayatan gitar dan sound amplifier nya mengingatkan pada musik dari band-band seperti Alman Brothers, Grandfunk Railroad, Lynird Skynird, Eric Clapton dan Blues Traveller. Musik blues bagi Dawai Blues adalah sebuah sarana pengungkapan segala kreatifitas serta kegelisahannya terhadap segala kondisi yang terjadi di masyarakat.

Tentang penggarapan album perdana “DAWAI BLUES – Aku Memang Beda” yaitu berangkat dari keinginan untuk membuat musikalisasi puisi dan mencurahkannya melalui kegemaran personilnya terhadap musik blues, karena lewat musik blues ungkapan dan perasaan yang terkadung didalam puisi dapat terlontarkan dengan lepas... “syair yang puitis dibalut mesra oleh irama blues & beberapa oleh irama swing cukup mengasyikan untuk didengarkan” begitu ucap Dadang Adiwijaya dan Wawan Darmawan ’Gitaris’ dua pentolan dari band Dawai Blues yang merangkap juga sebagai produser dari albumnya tersebut.

Dawai Blues sendiri digawangi oleh dua pentolan diatas yaitu :

• Dadang Adiwijaya - Vocalist
• Wawan Darmawan – Guitarist


Di bantu beberapa orang additional musicians, yaitu :

• Iskandar – Bassist
• Agus Azis – Drums

• Iwan Goodriel - Keyboard


Albumnya sendiri dirilis pada pertengahan tahun 2007 dan telah beredar dipasaran walaupun scope nya terbatas baru di Jawa Barat saja dan Bandung khususnya. Namun ada upaya dari Dawai Blues untuk memenuhi kepenasaran publik musik nasional terutama publik penggemar musik blues untuk mendengarkan karya-karya dari Dawai Blues dengan upaya menghadirkannya dalam layanan ring back tone flexitone-Telkom Flexi, sebagai berikut judul dan kode lagunya :

• Kuakui 7210001
• Aku Memang Beda 7210002
• Maafkan Kami Tuhan 7210003
• Bangkitlah 7210004
• Nafsu & Cinta 7210005
• Lepaskanlah 7210006
• Reuni 7210007
• Hilang 7210008
• Kau Kan Jadi Milikku 7210009
• Kau Khianati Cintaku 7210010
• Jangan Mimpi 7210011
• Jangan Kau Kira Aku Tak Tahu Apa Maksudmu 7210012
• Tobat 7210013


Cara mengaktifkan lagu-lagu diatas di handphone flexi dengan mengetik RingOnKode Lagu lalu kirim ke 1212

Jadi lupakan saja dulu band-band yang hampir seragam itu yang sering nongol di semua stasiun televisi nasional, coba sesekali simak band-band yang ada di jalur independent label, karya-karya dan kemasan album mereka tak kalah menarik bahkan memberikan sesuatu yang berbeda dari yang ada saat ini, umumnya jalur pendistribusian album mereka melalui komunitas-komunitasnya, distro-distro dan beberapa ada pula yang telah di pajang di toko-toko kaset konvensional.


Sekedar informasi: untuk mendapatkan album Dawai Blues bisa dengan menghubungi alamat email berikut :

aam_guitartainment@yahoo.com





10 April 2009

PETUALANGAN REDPEANUT

Oleh : Aam Guitartainment

Memang tak mudah mewujudkan sebuah keberhasilan itu... diperlukan kerja keras, konsistensi serta kesabaran, bukan hal baru apabila didalam perjalanannya senantiasa mendapati tantangan, menemui kerikil-kerikil tajam bahkan menghadapi jurang yang terjal.

Begitu pun apa yang dihadapi oleh grup band ini... Red Peanut, dari awal berdiri pada bulan februari tahun 2000 dengan misi membentuk sebuah grup band yang berorientasi ke jalur rekaman serta ingin turut menorehkan tinta emas di blantika musik tanah air, harus melewati perjalanan yang dapat dibilang cukup melelahkan serta menguras tenaga dan pikiran.

Karena sadar akan tantangan yang akan dihadapi, mereka mengibaratkan bahwa grup bandnya sebagai team petualang, yang siap menjelajahi rimba industri musik dan dunia hiburan Indonesia.




Adalah ide kreatif dari Sangkuy (Guitar-Vocal) dibantu Jack John (Bass-Vocal) dan Harris (keyboard) kemudian bergabung Deroenk (Drum) dan terakhir bergabung Hilman (Vocal). Menyatakan diri untuk bersatu membentuk sebuah grup band solid dan siap menapaki gemerlap dan ganasnya belantara industri musik dan hiburan tersebut.

Petualangan Red Peanut dimulai dari penjelajahannya pada dunia hiburan café ke café, hotel-hotel dan event-event pertunjukan baik yang bersifat indoor maupun outdoor, didalam dan diluar kota, sesekali didalam petualangannya ini terjadi penambahan serta pergantian personil, suka-duka... hiruk-pikuk... yang dijalani dengan penuh optimis serta ketabahan.

Keadaan pasang surut yang terjadi selama dalam perjalanan penjelajahannya adalah selain untuk menambah jam terbang, juga merupakan tempaan atau siraman psychologis untuk membentuk mental dan attitude yang lebih baik bagi setiap personilnya.

Hingga kurang lebih setelah menempuh jangka waktu 8 tahun, penjelajahan Red Peanut sampai pada puncak perjalanan pertama, yaitu merilis sebuah album perdana yang mereka beri judul “REDPEANUT-Stairway To The Future” yang merupakan buah kreatfifitas personilnya yang didapat selama perjalanan panjang penjelajahannya.

Dengan mengusung panji musik yang kreatif, enerjik ber basic Rock N` Roll dibarengi kepercayaan diri yang penuh, Red Peanut siap melangkahkan kakinya kembali untuk benar-benar memasuki belantara industri rekaman musik Indonesia serta menuju puncak kesuksesan yang sebenarnya yang mereka idamkan.

Selain mencetak albumnya secara fisik kedalam bentuk compact disc (CD), semua lagu-lagunya pun mereka tancapkan ke dalam bentuk layanan nada sambung, tepatnya di dalam layanan Flexitone Telkomflexi... inilah kesepuluh karya cipta dari Red Peanut tersebut :

JUDUL LAGU KODE
• Sahabat Sejatiku 7210032
• Sendiri 7210033
• Pergi Saja 7210034
• Arti Hadirmu 7210037
• Dara Manisku 7210038
• Hanya Ada Cinta 7210039
• Kau Seperti Kekasihku 7210040
• Kosong 7210041
• Kutunggu 7210042
• Terbaik Untukmu 7210043


“Dengan ditancapkannya lagu-lagu kami ke dalam layanan nada sambung ini mudah-mudahan akan menjadi pembuka jalan kesuksesan kami selanjutnya”, ujar Sangkuy salah seorang pentolan Red Peanut.

Tidak disangka ditengah perjalanan penjelajahan barunya tersebut, Red Peanut diketemukan oleh seorang produser dari Malaysia yang tertarik untuk membawanya pula memasuki belantara industri rekaman di negeri jiran.

Khawatir... cemas... gagal atau berhasil... itulah pikiran yang berkecamuk dan menyelimuti benak mereka, namun kembali pada tekad dan keyakinan semula yang telah bulat serta didorong segudang doa dan harapan, mereka putuskan untuk mencobanya. Dan akhirnya album Red Peanut pun dikemas ulang/ repackage, dan ditambahkan beberapa buah karya berkolaborasi dengan salah seorang artis Malaysia Idol’s.

Red Peanut kini menancap gas... ekspansi memasuki ranah industri musik negeri jiran, kehadirannya disambut cukup antusias oleh publik musik disana dan keberadaan karya-karya cipta dari Red Peanut telah tersiar luas melalui radio-radio di negeri Tun Abdullah Badawi dan Amy Search tersebut.







**********